Sakit Sendi

Sakit Sendi – Sendi adalah tempat pertemuan antar tulang. Tulang dapat bergerak dengan leluasa karena adanya sendi. Jika sendi kekurangan minyak sendi atau bekerja terlalu berat dapat menyebabkan osteoarthiis. Osteoarthritis adalah peradangan pada sendi karena kekurangan minyak sendi sebagai pelumas sehingga tulang saling bergesekan dan menimbulkan nyeri sendi.

Sakit Sendi

Sakit Sendi

Penyakit Nyeri Sendi

Tulang adalah penyangga dan pembentuk rangka tubuh. Seiring dengan bertambahnya usia tulang mengalami penurunan kepadatan tulang atau kekurangan kalsium. Osteoporosis adalah penyakit dimana tulang kehilangan kepadatannya sehingga menajdi keropos dan rapuh.

Tulang dan sendi adalah bagian kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Tulang dibentuk pertama kali ketika kita masih ada di dalam kandungan. Tulang membentuk bagian-bagian tubuh dan mengalami pertumbuhan seiring pertambahan usia. Sendi membuat kita dapat bergerak bebas, berjalan, melompat bahkan berlari. Jika salah satu diantarnaya mengalami kerusakan maka akan mengganggu fleksibilitas gerak.

Persendian merupakan salah satu bagian tubuh yang perlu diperhatikan kesehatannya sejak muda agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. Gangguan yang timbul dapat berupa rasa sakit/ngilu di persendian akibat proses peradangan, sehingga dapat mengganggu aktivitas kita sehari-hari. Masalah persendian dapat mengenai siapa saja dan kapan saja, oleh karena itu tidaklah salah jika kita mulai mengkonsumsi suplemen kesehatan khusus untuk sendi dari sekarang untuk menghindari cacat fisik yang dapat ditimbulkan karena masalah sendi.

Tumbuhnya tulang di sekitar sendi akan mengganggu gerakan dan menyebabkan sakit jika sendinya aktif. Sakit sendi juga dapat terjadi ketika terjadi perubahan cuaca atau setelah latihan, dan ada tekanan pada sendi. Rasa sakit tersebut dapat hilang setelah berisitrahat. Selain nyeri sendi, sendi juga terasa kaku di pagi hari atau setelah bangun tidur dan istirahat.

Gejal Sakit Sendi

Penyakit radang sendi yang terjadi bukan hanya penyakit osteoarthritis saja namun juga penyakit radang sendi atau sakit sendi yang lainnya. Gejala yang umum muncul pada penyakit radang sendi ini adalah seperti :

  1. Pembengkakan pada sendi
  2. Warnanya yang kemerahan
  3. Terasa agak hangat
  4. Jika ditekan akan terasa lunak dan juga disertai dengan rasa sakit atau juga rasa nyeri yang muncul. Selain itu, nyeri ini biasanya akan terjadi semakin hebat disaat sedang bangun pagi dan umumnya akan menurun setelah Anda melakukan aktivitas. Nyeri sendi yang terjadi di malam hari akan membuat penderitanya mengalami masalah susah tidur. Kekakuan pada sendi di pagi hari yang menimbulkan gejala sendi menjadi susah digerakkan dan menjadi kurang kuat apalagi disaat Anda bangun selama 1-2 jam. Gela sakit sendi yang lain adalah rasa lelah dan malaise yang terjadi secara umum. Untuk sekitar lebih dari 20% penderita penyakit radang sendi, biasanya akan menunjukkan suatu gejala seperti benjolan yang kecil atau nodul, dan paling utama adalah dibagian jeriji serta pada bagian pergelangan tangan dan juga kaki. Peradangan yang terjadi pada kelenjar mata serta bagian mulut lebih dikenal dengan istilah Sydnrome sjogren. Sindrom ini biasanya ditandai dengan mata yang kering karena terjadinya suatu kerusakan pada bagian kelenjar lakrimalis dan juga bagian salivarius yang biasanya dimediasi dari sistem imun. Dan sekitar 40% kasus yang terjadi biasanya terjadi dengan sendiri misalnya adalah salah satu bentuk primer atau juga akibat sindrom sika. Dan sekitar 60% lainya biasanya terjadi pada penyakit autoimun yang lain misalnya adalah seperti penyakit sakit sendi rheumatoid yang terjadi sekitar 90% sindrom sjogren adalah untuk wanita yang berusia 35-45 tahun.

Dan suatu antigen yang menjadi penyebab sakit sendi adalah terletak dibagian membran sinovial yang akan diproses selanjutnya lewat antigen presenting cells atau APC yang juga terdiri dari berbagai jenis sel misalnya adalah seperti sel sinoviosit A, dan juga sel dendritik atau juga makrofaf yang memang semuanya bisa membantu untuk mengekspresikan suatu determinan HLA-DR untuk membran pada selnya. Antigen yang sudah diproses tadi dikenal dan kemudian diikat menggunakan sek CD4+ bersamaan dengan determinan HLA-DR yang ada pada permukaan membran APC tadi kemudian membentuk suatu kompleks trimolekular. Kompleks dari trimolukelar ini biasanya dibantu dengan bantuan interleukin-1 (IL-1) yang juga dibebaskan dengan monosit serta makrofag untuk selanjutnya yang bisa menyebabkan dari terjadinya aktivasi pada sel CD4+.

Dan untuk tahap selanjutnya dari sakit sendi kompleks antigen tromolekular tadi kemudian akan mengekspresikan reseptor interleukin-2 (IL-2) untuk permukaan pada CD4+ IL-2 yang sudah dieksresi dari sel CD4+ biasanya akan mengikatkan diri pada bagian reseptor spesifik yang juga pada permukaannya sendiri dan bisa mengakibatkan dari terjadinya mitosis dan juga pada proliferasi sel tadi. Proliferasi sel CD4+ biasanya juga akan berlangsung terus selama proses antigen masih tetap ada di dalam lingkungan tadi. Dan selain itu juga, IL-2 CD4_ yang sudah teraktivasi juga akan mengekskresi yang berbagi pada limfokin lainnya misalnya adalah seperti gamma-interferon, tumor necrosis factor b (TNF-b), interleukin-3 (IL-3), interleukin-4 (IL-4, granulocyte-macrophage colony stimulating factor (GM-CSF) dan juga pada beberapa mediator yang lainnya yang bisa merangsang makrofag bekerja dalam membantu meningkatkan aktivitas dari  fagositosisnya dan membantu merangsang terjadinya proliferasi dan juga pada aktivasi sel B dalam membantu memproduksi antibodi. Produksi dari antibodi lewat sel B ini kemudian akan dibantu oleh IL-1, IL-2, dan juga IL-4.

Sakit Sendi

Posted in Sakit Sendi | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Osteoartritis

Penyakit osteoartritis merupakan radang sendi penyakit rematik yang sering dijumpai dan kasusnya lebih sering dialami mereka yang berusia lanjut. Wajar saja, mengingat osteoartritis merupakan proses penuaan normal, meski juga dapat disebabkan proses aus pada sendi.

Penyakit Osteoartritis

Penyakit Osteoartritis

Penyakit Osteoarthritis

Penyakit Osteoartritis merupakan penyakit kronis sendi karena peroses penuaan. Akibat pemakaian berulang-ulang, terjadilah perlunakan, penipisan dan pengelupasan rawan sendi. Selanjutnya diikuti pembentukan tulang baru ditepi sendi (pekapuran) disertai penebalan dan kekuan ligamen serta selaput sendi.

Tulang rawan sendi atau kartilago adalah jaringan kokoh dan elastis yang menjadi bantalan tulang pada persendian dan membuat tulang dapat bergerak bebas. Tulang rawan sendi menjadi penting mengingat fungsinya sebagai pelindung atau bantalan yang berada diantara tulang. Seperti shock breaker. Jadi ketika lompat-lompatan tidak masalah.

Secara fisiologis, tulang rawan sendi merupakan organ yang sangat luar biasa. Kuat, sangat licin dan tetap muda, dengan komposisi sel, matriks, air, dan cairan sendi. Tulang rawan ini mendapat makanan dari selaput sendi melalui proses osmosis dan pergerakan.

Penyakit osteoarthritis merupakan salah satu kelainan sendi tanpa peradangan yang bisa terjadi menyerang bagian sendi yang kemudian bisa digerakkan. Paling utama adalah sendi penopang berat badan, dengan suatu gambaran sakit sendi patologis yang bersifat dan berkarakteristik dalam memburuknya suatu rawan sendi serta dari terbentuknya suatu tulang yang baru dibagian tepi-tepi tulang yang juga membentuk sendi, sebagai salah satu hasil akhir dari terjadinya proses perubahan biokimiawi, metabolisme, fisiologis dan juga secara patologis yang dilakukan secara serentak di bagian jaringan hialin rawan, dan bagian jaringan subkondreal, dan juga pada bagian jaringan tulang yang bisa membentuk suatu persendian.

Perubahan yang terjadi pada sistem metabolisme tulang rawan sendi sudah terjadi biasanya sejak awal dari proses sakit sendi. Dan selain itu juga perubahan yang terjadi ini bisa dalam bentuk peningkatan pada aktvitas enzim yang bisa membuat kerusakan pada proteoglikan dan kolagen matriks tulang rawan sendi sehingga kadar dari proteoglikan menuurn, dan bisa merubah sifat kolagen dan membuat penurunan pada kadar air di dalam tulang rawan sendi. Tulang rawan sendi tadi bisa berubah menjadi tidak homogen, mengalami pecah-pecah, dan juga mengalami suatu peribekan dan ulserasi. Celah yang semakin dalam, namun masih belum sampai menuju ke perbatasan daerah subkondreal.

Selain itu, jumlah dari sel rawan yang juga mulai mengalami penurunan, dan begitu juga dari kadar kolagen. Tulang rawan sendi yang sudah hilang dengan secara menyeluruh sehingga pada permukaan tulang yang ada dibawahnya akan berubah menjadi terbuka. Akibatnya adalah sifat biomekanis pada tulang rawan sendi akan mengalami perubahan dan bisa dengan lebih mudah rentan dengan suatu beban yang normal. Jadi penyakit osteoarthritis merupakan salah satu hasil akhir dari proses biokimiawi, seluler dan juga enzimatik yang juga dicetuskan dari segala macam mekanisme.

Proses pembentukan dari tulang yang baru atau yang diistilahkan sebagai osteofit yang banyak disebut sebagai pengapuran tulang yang dianggap sebagai salah satu proses dari perbaikan oleh beberapa ahli. Namun, pembentukan dari osteofit atau tulang yang baru tadi masih belum jelas karena proses ini jga bisa muncul disaat tulang rawan masih dalam keadaan yang normal.

Untuk penyakit osteoarthritis, osteofit biasanya akan tumbuh pada awal terjadinya perubahan biokomiawi. Dan sebelum terjadinya suatu kelainan secara histologis pada bagian rawan sendi. Jika proses dari sakit sendi OA ini bisa bergerak dengan lambat, maka biasanya osteofit akan tumbuh dengan lebih besar lagi, dan sebaliknya jika OA cepat, maka osteofit yang terbentuk kecil dan juga tidak membentuk sama sekali.

Gambaran Klinis Osteoarthritis

Gambaran klinis dari sakit sendi OA biasanya bermacam-macam. Semuanya tergantung dari bagian sendi mana yang diserang. Dan respon dari si penderita serta dari lamanya si penderita menderita penyakit tersebut. Sendi yang terkena adalah bagian sendi penopang berat badan misalnya adalah seperti daerah lutut, panggul, tulang belakang serta bagian kaki. Dan secara klinis, penyakit OA dibagi menjadi 3 tingkatan atau 3 stadium yakni adalah :

  1. Subklinis
  2. Oa manifes
  3. OA dekompensasi.

Pada tingkatan untuk subkilinis biasanya gejala yang muncul adalah masih belum ada keluhan atau juga tanda klinis yang lain. Kelainan yang baru biasanya terbatasa pada bagian ingkat seluler dan juga bagian biokimiawai rawan sendi. Untuk tingkatan sakit sendi OA manifes biasanya penderita akan melakukan pemeriksaan ke dokter. Kerusakan pada rawan sendi dan akan semakin bertambah luas dan disertai dengan terjadinya suatu reaksi peradangan. Sampai sakit sendi OA dekompensasi dimana rawan sendi yang sudah mengalami kerusakan sama sekali, kemungkinan akan mengalami suatu pembengkakan dan juga suatu kerusakan. Maka tahap ini biasanya dibutuhkan tindakan pembedahan.

Hal-hal yang bisa dilakukan adalah :

  1. Melakukan aktivitas fisik dengan cara menggunakan semua badan dan juga menggunakan bagian sendi-sendinya.
  2. Melakukan olahraga secara teratur dan dilakukan rutin sepanjang tidak membuat terjadinya kerusakan pada bagian struktur sendi yang akan membuat ligamen menjadi semakin kuat dan juga pada bagian komponen sendi yang lain misalnya adalah lari pagi.
  3. Menjaga dan mengendalikan berat badan
  4. Melakukan evaluasi pada sikap tubuh disaat melakukan aktivitas.

Penyakit Osteoartritis

Posted in Sakit Sendi | Tagged , , , , , | Leave a comment

Jenis Sakit Sendi

Jenis Sakit Sendi – Tendinitis adalah peradangan atau iritasi pada otot tendon. Kondisi ini menyebabkan rasa sakit di bagian luar sendi. Tendinitis dapat terjadi pada bagian tubuh manapun, tetapi yang paling umum adalah di sekitar pundak, sikut, pergelangan dan tumit.

Jenis Sakit Sendi

Jenis Sakit Sendi

Sakit Sendi Tendinitis

Beberapa nama dari berbagai masalah Jenis Sakit Sendi tendinitis antara lain :

  • Sikut = Tennis elbow
  • Sikut = Golfer’s elbow
  • Sikut = Pitcher’s elbow
  • Pundak = Swimmer’s shoulder
  • Kaki = Jumper’s knee

Jika tendinitis parah dan menyebabkan kerusakan tendon, anda perlu menjalani operasi untuk memperbaikinya. Tetapi banyak kasus tendinitis dapat berhasil diobati dengan beristirahat dan menggunakan obat pengurang rasa sakit dan pembengkakkan.

Tanda dan Gejala Tendinitis

  • Peradangan tendon atau ligament
  • Gerakan sendi yang terkena terbatas, nyeri, nyeri tekan, bengkak
  • Sendi yang terkena antara lain : siku, pergelangan kaki dan paha
  • Kelemahan tendon akibat penumpukan kalsium

Penyebab Jenis Sakit SendiTendinitis

  • Cedera saat
  • Gangguan fungsi otot rangka
  • Postur tubuh

Faktor Resiko Jenis Sakit Sendi Tendinitis

Faktor resiko terjadinya tendinitis antara lain usia, pekerjaan atau olahraga yang dilakukan. Orang yang berusia lanjut memiliki tendon yang kurang fleksibel, hal ini dapat membuatnya mudah terjadi cedera.

Terkait dengan pekerjaan, tendinitis lebih umum terjadi pada mereka dengan :

  • Gerakan yang berulang
  • Posisi tubuh yang janggal
  • Bergetar
  • Pengerahan tenaga

Cara Mencegah Tendinitis

  • Hindari aktivitas yang memberikan tekanan pada otot tendon.
  • Lakukan kombinasi olahraga yang dilakukan, seperti berlari dengan latihan ringan seperti bersepeda atau renang.
  • Pemanasan terlebih dahulu.
  • Persiapkan otot sebelum bermain.

Osteomielitis

Osteomielitis merupakan suatu proses peradangan pada tulang yang disebabkan oleh invasi mikroorganisme (bakteri dan jamur). Diagnosis perlu ditegakkan sedini mungkin, terutama pada anak-anak sehingga pengobatan dapat segera dimulai dan perawatan pembedahan yang sesuai dapat dilakukan untuk mencegah penyebaran infeksidan kerusakan yang lebih lanjut pada tulang.
Gejala dan Tanda-Tanda Osteomielitis

  1. Infeksi tulang dan sumsum tulang
  2. Terkadang demam
  3. Rasa sakit menyeluruh
  4.  Nyeri, bengkak, kemerahan, hangat dan nyeri tekan pada tulang yang terkena (terutama saat digerakkan)
  5. Terdapat nanah yang keluar melalui kulit sendi/tulang yang terkena tanpa disertai demam

Faktor Penyebab Osteomielitis

Infeksi bakteri yang menyebar dari :

Jenis-Jenis Osteomielitis

1. Osteomielitis Primer (Hematogenik)

Disebabkan oleh penyebaran secara hematogen dari fokus lain. Osteomielitis hematogen merupakan ostemielitis primer pada anak-anak dan dapat dibagi menjadi akut dan kronik.

a. Osteomielitis Hematogen Akut

Merupakan suatu infeksi pada tulang yang sedang tumbuh. Tulang yang seringterkena adalah tulang panjang seperti femur, tibia, humerus, radius, ulna danfibula. Bagian tulang yang diserang adalah bagian metafisis.

b. Osteomielitis Hematogen Kronik

Merupakan lanjutan dari osteomielitis hematogen akut. Dapat terjadi karena terapi yang tidak adekuat, adanya strain kuman yang resisten terhadap ,menggunakan obat-obat imunosupresif serta kurang baiknya status gizi.

2. Osteomielitis Sekunder (Perkontinuitatum)

Osteomielitis yang disebabkan oleh penyebaran kumandari sekitarnya, seperti bisul dan luka

Osteoarthritis

Jenis sakit sendi yang lainnya adalah osteoarthritis. Penyakit osteoarthritis khususnya pada lutut tidak usah ditakuti nnamun sebaiknya memang tetap harus berhati-hati dan waspada. Karena secara umumnya tidak berbahay dan juga tidak dengan mudah diatasi. Tentunya hal ini kita akan tahu mengapa kita harus melakukan pemeriksaan akan nyeri lutut. Keterbatasan dari pengetahuan pengobatan penyakit osteoarthritis secara tradisional juga bisa memunculkan cacar seccara permanen yang juga susah untuk bisa dikoreksi jika sudah terlambat walaupun tindakan dari pembedahan dengan cara yang canggih sekalipun. Misalnya adalah seperti keluhan patah tulang yang terjadi di dalam sendi dan juga tidak disadari oleh si penderita. Umumnya hanya dianggap sebagai salah satu sakit sendi yang biasa saja.

Penyebab nyeri sendi osteoarthritis pada lutut :

  1. Yang terjadi pada anak-anak
    Penyakit osteoarthritis yang terjadi pada anak-anak biasana diakibatkan karena suatu pertumbuhan pada lutut yang terjadi namun kurang sempurna. Karena itulah perlu adanya melakukan penanganan sedini mungkin untuk mencegeha terjadinya ketidaksempurnaan disaat masa tumbuh mereka selelsai. Kelainan yang terjadi ini harus mendapatkan perhatian lebih misalnya adalah Chondromalacia yakni adalah bagian tulang rawan sendi yang keras, keluhan disciud meniscus atau juga bentuk dari meniscus yang terjadi dengan tidak sempurna.
  2. Pada dewasa
    Penyakit sakit sendi yang menyerang orang dewasa biasanya menimbulkan suatu nyeri lutut karena akibat trauma misalnya adalah seperti terjatuh, keseleo, mengalami cedera saat melakukan olahraga baik yang disadari atau juga yang tidak. Dan banyak orang yang menganggap bahwa cidera ringan yang terjadi ini biasanya hanya cukup dengan cara di urut dan juga diserahkan hanya dengan melakukan pengobatan tradisional saja. Padahal kemungkinan terjadinya hal yang berbahaya bisa saja terjadu. Untuk kasus cedera-cedera tertentu bisa saja merupakan salah satu bentuk bola salju, dan jika tidak ditangani dengan lebih adekuat lagi maka bisa memunculkan masalah yang lebih kompleks di kemudian harinya.

Itulah informasi mengenai beberapa jenis sakit sendi. Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk Anda semua dan bisa menambah informasi pengetahuan Anda.

Jenis Sakit Sendi

Posted in Sakit Sendi | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Rematik

Penyakit Rematik adalah penyakit yang menyerang persendian dan struktur di sekitarnya. Rematik juga bisa menyerang bagian tubuh yang lain seperti kepala dan bagian tubuh yang lainnya. Rematik juga mempunyai nama lain arthritis, gejala dari penyebab rematik adalah pembengkakan, kemerahan, nyeri dilutut, siku, pergelangan tangan maupun di bagian sendi-sendi lain, gangguan di otot dan tendon. Banyak yang tidak menyadari gejala rematik karena gejalanya memang cukup luas.

Penyakit Rematik

Penyakit Rematik

Penyakit Rematik

Gejala rematik lainnya adalah kaku di persendian terutama saat dipagi hari dan saat istirahat dalam jangka yang lama setelah beraktifitas, juga letih yang berkepanjangan dan demam dengan suhu rendah. Gejalanya bisa berkembang dalam hitungan tahun, tetapi ada juga yang berkembang dengan cepat.

Sama seperti tipe radang sendi lainnya, peradangan di persendian akibat rematik juga diikuti dengan rasa sakit, dan meningkatnya suhu menjadi hangat, dan tentu saja disertai dengan pembengkakan. Rematik berbeda dengan radang sendi yang lain karena bersifat simetris, dan munculnya pun di kedua sisi bagian tubuh seperti pergelangan tangan, lutut dan tangan secara terus-menerus.

Penyakit rematik yang tidak ditangani dengan baik akan mengakibatkan si penderita mengalami penurunan kualitas hidup. Karena rematik dalam jangka yang panjang akan mengakibatkan kecacatan dan depresi si penderita.

Penderita rematik kadang meremehkan penyakit yang diderita dan datang ke dokter saat kondisinya sudah sangat parah. Bahkan, ada yang sudah tidak bisa berjalan, sendi tangannya cacat dan dalam keadaan depresi berat. Padahal jika penderita rematik sadar dengan keadaannya dan ditangani secara tepat maka dapat menghindari cacat dan dapat menjalani hidup normal dan sehat dengan metode pengobatan, operasi dan terapi fisik. Perlu diketahui rematik adalah penyakit yang berlangsung seumur hidup sehingga pengobatannya pun juga seumur hidup.

Penyebab Rematik

Penyebab rematik adalah sel-sel kekebalan tubuh, seperti limfosit, normalnya melindungi tubuh dari serangan asing. Akan tetapi dalam penyakit rematik,  sel ini justru menyerang persendian dan jaringan yang sehat. Penyebab pastinya memang belum diketahui, tapi peneliti meyakini bahwa hal ini disebabkan oleh kombinasi faktor genetik dan lingkungan. Seseorang kemungkinan memiliki kecenderungan genetik yang jika diserang bakteri atau virus tertentu, bisa mengalami rematik. Tapi hingga saat ini, peneliti belum menemukan infeksi khusus. Rematik dapat menyerang kulit, mata, paru-paru, jantung, darah atau saraf.

Rematik merupakan penyakit yang bersifat kronis. Artinya, walaupun ada kemungkinan sembuh dari gejala namun, penyakit ini bisa memburuk seiring dengan waktu, dan kemungkinan tidak bisa sembuh. Pengobatan sejak dini dapat memperlambat bahkan menghentikan perkembangan penyakit ini.

Pengobatan Herbal Rematik

1. Cara Pertama

Bahan-Bahan :

– 30 gram akar jali kering
– 4 gelas air

Cara Pemakaian :

– Akar jali kering dicuci bersih
– Kemudian direbus dalam 4 geas air hingga tersisa 2 gelas
– Diamkan hingga dingin dan minum
– Lakukan 2 kali sehari masing-masing 2 gelas

2. Cara Kedua

Bahan-Bahan :

– Akar kelor secukupnya
– 3 tangkai daun kelor
– 1/2 sendok makan kapur sirih

Cara Pemakaian :

– Akar dan daun kelor dicuci bersih
– Kemudian semua bahan ditumbuk sampai halus
– Lalu balurkan pada bagian yang sakit

Jenis Rematik

Terdapat beberapa jenis penyakit rematik, sakit sendi rematik terbagi menjadi beberapa bagian seperti dibawah ini :

  1. Polimiaglgia reumatik
    Polimialgia rematik merupakan salah satu jenis sakit sendi rematik yang ditandai dengan kekakuan pada sendi dan juga rasa nyeri yang mucnul dengan sangat hebat pada bagian otot leher, bagian bahu, dan juga panggul yang paling utama terjadi di pagi hari dan juga kebanyakan dialami oleh orang yang berusia 50 tahun ke atas. Kasus polimialgia reumatik ini biasanya diakibatkan karena masalah kelelahan fisik akibat dari pekerjaan yang sangat berat. Jenis sakit sendi rematik ini juga disertai dengan adanya demam, nafsu makan yang menurun, depresi, dan penurunan pada berat badan.
  2. Penyakit gout
    Untuk sakit sendi yang satu ini biasanya diakbatkan karena asam urat atau akibat penyakit pirai. Harus diketahui jika penyakit asam urat tinggi sendiri berhubungan erat dengan jenis penyakit rematik ini. Karena dari kedua jenis penyakit ini biasanya saling berinteraksi satu dengan yang lainnya. Dan akibat dari asam urat yang juga menyerang ke bagian sendi serta pada bagian urat halus dan sel-sel saraf yang terhubung ke arah tulang. Jika penyakit rematik yang lainya lebih sering menyerang wanita, namun penyakit gout ini lebih banyak menyerang pria.
  3. Arthritis reumatoid
    Penyakit sendi ini merupakan salah satu jenis nyeri sendi yang menyerang ke daerah persendian tangan serta kaki. Gejala yang muncul adalah peradangan sehingga akan menimbulkan suatu pembengkakan, nyeri dan seringkali menyebabkan terjadinya suatu kerusakan pada bagain dalam sendi dengan lebih simetris. Penyakit rematik jenis ini juga banyak dialami oleh wanita dibandingkan pria. Dan biasanya sakit sendi reumatoid ini akan dirasakan pada usia 25 tahun.
  4. Osteoarthritis
    Pada kasus sakit sendi berikut ini biasanya menyerang usia diatas 40 tahun. Selain itu, jenis penyakit rematik ini disebabkan oleh penurunan pada sistem kerja dan jga fungsi dari tulang sendi itu sendiri akibat adanya suatu kerusakan pada bagian tulang rawan sendi.

Penyakit Rematik

Posted in Sakit Sendi | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment